Willy Irawan

Lief Collection

Miniatur Sepeda Motor Karya Anak Pulungan Pernah Ke Jepang

Pasuruan – Satu lagi karya anak muda binaan Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK) Sampoerna yang berhasil dalam menjalankan usaha secara mandiri. Usaha itu adalah miniatur sepeda motor milik Willy Irawan, pria asal desa Pulungan kecamatan Sukorejo Pasuruan.

Berawal dari usaha bengkel variasi sepeda motor miliknya, ia pun memiliki ide kreatif untuk membuat mainan miniatur sepeda motor dengan memanfaatkan limbah fiber yang didapatkan dari bengkelnya. Hasil kerajinannya ternyata banyak peminat. Lalu ia kembangkan sendiri sejak tahun 2005.

Sebelum dibina PPK Sampoerna, Willy hanya mampu menjual miniatur sepeda motor sebanyak 4 – 5 buah dalam satu bulan. Namun saat ini ia mampu menjual 4 kali lipat lebih. Kebanyakan pembelinya adalah anak muda yang digunakan sebagai cendera mata.

Willy mengaku bergabung menjadi binaan PPK Sampoerna tergolong masih baru yakni pada awal tahun 2009. PPK Sampoerna mengajarkan pemasaran suatu produk dan mengikutsertakan UKM binaan dalam pameran atau expo.  Willy mengaku tertolong dengan seringnya diikutkan dalam pameran baik di dalam kota Pasuruan maupun di luar kota, seperti pameran di kabupaten Malang, Batu, dan Jakarta. Berkat pameran atau expo hasil karyanya lebih banyak dikenal konsumen dan peminat. terutama dari Pasuruan sendiri dan Malang. Konsumen terbesar saat ini adalah dari kalangan mahasiswa. “Biasanya para mahasiswa itu untuk kado temannya yang ultah atau cendera mata,” kata Willy.

Berkat pameran, Willy dapat melebarkan pangsa pasar usahanya, terbukti pasca pameran di Jakarta, ia pernah mendapat pesanan dari Jakarta sebanyak 100 buah miniatur, yang setiap satu miniaturnya berharga Rp 70.000. Pesanan terus berdatangan bahkan ia pernah mendapat pesanan miniatur sepeda motor dari negara Jepang.

“Di Jepang, miniatur sepeda motor ini dipakai untuk variasi sepeda motor masa depan. Makanya kami ke depan berencana akan menciptakan miniatur angkutan pribadi untuk masa depan. Tapi kendalanya saat ini hanya waktu yang terbagi dengan usaha bengkel,” katanya.

Usahanya kini berkembang pesat. Saat ini ia telah mempunyai karyawan lima orang yang semuanya teman sendiri dan anggota keluarganya.

Kini, Willy terobsesi untuk menjual dan memasarkan produknya ke seluruh Indonesia. dan ke luar negeri. Terbukti Jepang sudah pernah memesan miniatur sepeda motor hasil karyanya itu. “Harapan saya tentunya usaha ini bisa maju dan lancar. Hasil karya saya ini supaya dapat dilihat warga seluruh Indonesia minimal,” katanya. (witanto)

(sumber : Jurnas Oktober 2010)

Welcome to PPK Sampoerna