Pelatihan SAR

Pelatihan mengenai tanggap bencana  dilakukan di SAR -Training Center (SAR-TC) maupun di luar  SAR-TC.

Jenis pelatihan SAR di antaranya:

 

  • VERTICAL RESCUE

Para peserta pelatihan akan mendapatkan materi secara teori dan praktek di tower mengenai teknik penyelamatan untuk lokasi-lokasi yang berhungan dengan ketinggian. Peserta mendapatkan materi fungsi dan kegunaan simpul tali-temali, pengenalan alat-alat vertical rescue beserta fungsinya, dan praktek rappelling serta flying fox. Diharapkan usai pelatihan peserta mendapatkan pengetahuan dan kemampuan mengenai teknik vertical rescue dengan baik.

 

  •  WATER RESCUE

Para peserta pelatihan akan mendapatkan materi secara teori dan praktek di air  mengenai teknik penyelamatan korban di air/tenggelam. Peserta mendapatkan materi teknik menolong korban tenggelam, pengenalan dasar alat-alat pendukung water rescue beserta fungsinya, dan praktek teknik turun ke air dalam serta proses evakuasi dengan benar. Diharapkan usai pelatihan peserta mendapatkan pengetahuan dan kemampuan  mengenai teknik penyelamatan di air dengan baik dan benar.

 

  • BASIC LIFE SUPPORT

Peserta pelatihan akan mendapatkan materi secara teori dan praktek mengenai tindakan pertama yang diperlukan untuk mengantisipasi keadaan-keadaan darurat akibat kecelakan atas penyakit akut atau mendadak (serangan jantung, tersumbatnya jalan nafas, tersedak dan pingsan). Pelatihan pertolongan pertama akan mengajarkan pengetahuan dan keterampilan tentang tindakan-tindakan pertolongan pertama melalui penyampain materi, peragaan dan simulasi (resusitasi jantung paru, pijat jantung, nafas buatan, dan penanganan tersedak). Diharapkan usai pelatihan peserta mendapatkan pengetahuan dan kemampuan melakukan tindakan pertolongan pertama yang tepat, cepat dan benar.

 

  • SHELTER DAN SANITASI

Para peserta pelatihan akan mendapatkan materi secara teori dan praktek mengenai cara mendirikan tenda darurat pada saat bencana. Peserta juga mendapatkan materi sanitasi yang meliputi mengupayakan kebutuhan minimal sanitasi darurat pada situasi bencana dan kegiatan tertentu, serta mengembangkan dan menerapkan teknologi tepat guna dalam upaya sanitasi darurat. Diharapkan usai pelatihan peserta mendapatkan pengetahuan dan kemampuan mengupayakan sanitasi darurat dilokasi darurat/bencana untuk mengurangi risiko terjadinya penularan penyakit berbasis lingkungan akibat terbatasnya sarana sanitasi dasar.

 

  • DAPUR UMUM

Para peserta pelatihan akan mendapatkan materi manajemen penyelenggaraan dapur umum untuk melayani kebutuhan makan para korban bencanan (persiapan kebutuhan logistik, penempatan kebutuhan logistik, administrasi, kebersihan, kesehatan dan keamanan logistik). Diharapkan usai pelatihan peserta mendapatkan pengetahuan dan kemampuan mengelola dapur dengan baik dan benar.

 

  • PENANGANAN BENCANA

Para peserta pelatihan akan mendapatkan materi teori dan praktek dilapangan mengenai penanganan bencana (komponen bencana, mekanisme bencana, manajemen resiko bencana, dan penanganan kedaruratan dan pencegahan bencana). Diharapkan usai pelatihan peserta mendapatkan pengetahuan dan kemampuan melakukan tindakan pertolongan pertama yang tepat, cepat dan benar.

 

  • PEMADAM KEBAKARAN

Para peserta pelatihan akan mendapatkan materi teori dan praktek dilapangan cara mengatasi dan menghadapi bencana kebakaran (pengenalan alat kebakaran, dan prosedur penanganan keadaan darurat kebakaran). Diharapkan usai pelatihan peserta mendapatkan pengetahuan dan kemampuan melakukan tindakan penangulangan bencana kebakaran secara benar dan memberikan  pertolongan pada korban kebakaran dengan tepat.

Welcome to PPK Sampoerna